Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Monday, February 14, 2011

pencurian bayi di sidoarjo

SIDOARJO - Polisi telah melakukan penyelidikan untuk merespons keresahan warga terkait pencurian jasad bayi di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur.

Tim gabungan Polsek Sedati, Laboratorium Forensik Polda Jatim dan Tim Identifikasi Polres Sidoarjo, Sabtu, 12 Februari lalu sudah membongkar lima makam untuk memastikan ada tidaknya jasad balita yang hilang di Dusun Bonosari. Hasilnya, tulang belulang di empat makam sudah tidak ada di liang lahat. Sedangkan satu makam bayi, jasadnya masih utuh.

Makam yang sudah dibongkar polisi di pemakaman Dusun Bonosari, yakni makam bayi kembar M Arifin dan Imam Syafi’i, anak pasangan Yunus Jailani dan Suparti, warga Dusun Bonosari; makam Putra Kartika Wibawa, anak pasangan Agung Wibowo dan Kartini, warga Dusun Bonosari; makam Adik Kirana, putra Suyono, warga Dusun Bonosari.

Saat polisi membongkar makam, jasad yang hilang diduga kuat telah dicuri seseorang. Polisi hanya menemukan tali kain pengikat kafan. Itu pun hanya seutas tali putih. Padahal setiap jasad ada tiga tali kain pengikat.

Sedangkan satu jasad yang masih utuh meski nyaris hancur, milik M Soleh, anak pasangan Joko Sutiyo dan Nuriyah, warga Dusun Bonosari RT 08/03, Desa Pabean. Almarhum meninggal pada 2006 lalu, sesaat setelah lahir.

Kapolsek Sedati AKP Dodon Priyambodo mengaku serius memburu jejak pelaku pencurian jasad-jasad itu. Dia menduga pelaku tidak mencari keuntungan ekonomi. Namun diduga kuat karena berkaitan dengan praktek ritual ilmu hitam.

Bisa jadi pelakunya hanya seorang dan dilakukan secara bertahap setiap pekan. Kemungkinan lain, pelakunya beberapa orang yang sama-sama melakoni ilmu hitam. Selain pasal pencurian dengan pemberatan, polisi akan menerapkan pasal tentang membongkar dan memindahkan mayat, yakni Pasal 180 KUHP.

Sejak pembongkaran mayat bayi itu mencuat, setidaknya sebanyak 15 makam bayi di pemakaman Dusun Bonosari diacak-acak. Sedangkan di pemakaman Dusun Alas Tipis, Desa Pabean, ada dua makam bayi yang dibongkar. Terakhir, ada sekira lima makam bayi di TPU Desa Semampir yang dibongkar dan jasadnya dicuri.

Ribuan Artikel menarik di arenaphoto.blogspot.com.. Arenablog.us: Pencurian Mayat Bayi Diduga Bermotif Ilmu Hitam
Under Creative Commons License: Attribution

Sunday, January 23, 2011

Bus Masuk Jurang

 Bus Masuk Jurang 
Ditulis oleh Harian Bangsa   
Sabtu, 22 Januari 2011 09:22
BATU
HARIAN BANGSA
Bus Pariwisata  AB 7128 AS  yang ditumpangi  rombongan 46 mahasiswa dan 4 dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung kemarin, Jumat  pagi (21/1) pukul 08.30 WIB masuk jurang di Jalan Raya Beji Junrejo, kota Batu. Untungnya, dalam insiden itu tidak ada korban jiwa yang meninggal.
Kecelakaan yang berada tepat di depan rumah makan Babe itu melibatkan  tiga kendaraan, namun yang paling parah adalah bus pariwisata dari Yogjakarta. Akibatnya sopir bus,  Fajar Wicaksono, yang tinggal di  Jln Setyagi No 5  Yogyakarta,   kaki kanannya patah karena benturan benda keras.
Korban lainnya, delapan Mahasiswa mengalami luka berat dan ringan. Mereka diantaranya Triandini,  Fitri Yuni, Lidia Oktavia Sari,  Indah Puspa Sari, Dwi Puji Handayani  dan Evi Apriandi. Korban langsung dilarikan ke RS Saiful Anwar Malang untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan bus itu bermula dari mobil Honda  CRV yang dikemudikan Hartiman (47), warga Jalan Soropati  Batu itu  melaju dari arah Batu menuju Malang. Tiba-tiba saja ada pengendara motor yang belok  memotong laju mobil Honda CRV. Akibatnya, sopir mobil mengerem mendadak dan tetap menyenggol pengendara motor yang akan ke rumah makan Babe.

Karena kesenggol mobil, pengendara montor, Malia Afandi  (20), yang tinggal di  Jalan Dorowati tidak mampu mengendalikan motornya, oleng dan akhirnya terjatuh. Dalam waktu bersamaan, Bus Pariwisata  yang dikemudikan Fajar itu juga melaju dari  arah Batu ke Surabaya. Karena jarak terlalu dekat dengan pengendara mobil Honda CRV, Fajar memilih banting setir ke kanan dengan asumsi agar tidak memakan korban jiwa. Sebelum masuk jurang sempat terjadi senggolan terlebih dahulu dengan mobil CRV tersebut.

Malangnya sisi kanan jalan adalah jurang dan sungai sedalam kira-kira 10 meter. Bus pun meluncur ke dalam jurang. Jerit tangis dan permintaan pertolongan langsung terdengar keras dari dalam bus. Warga sekitar dan pengendara yang lewat pun terus berdatangan untuk memberi pertolongan pada penumpang bus.

Saat tengah memberi pertolongan, warga melihat percikan api dari bagian bus. Padahal saat itu evakuasi dari dalam bus belum tuntas. Kepanikan pun sempat terjadi dari dalam bus maupun warga yang memberi pertolongan.

Beruntung, dari rumah makan Babe memiliki tabung pemadam kebakaran. Dengan dibantu warga, pemadaman pun dilakukan secara bersama-sama. Setelah dipastikan tidak ada percikan api, evakuasi baru berlangsung dengan tenang.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Oskar Dim Syamsudin  saat ditemui, Jumat (21/1)  mengatakan bahwa awal terjadinya kecelakaan itu  bermula dari mobil Honda CRV yang menyenggol pengendara sepeda montor  dari arah yang sama  yakni dari arah Batu menuju Malang.
“Karena mobil CRV menabrak pengendara, lantas dari arah yang sama muncul  bus kemudian sopir bus berusaha menghindar dengan  membanting ke kanan sehingga  kecelakan tidak bisa terhindarkan” ujarnya.

Meski demikian pihaknya dapat menyimpulkan penyebab kecelakan ini bukan remnya bus blong, tetapi kelalaian pengemudi mobil Honda CRV yang menyenggol sepeda montor. Dari keterangan yang ada, pengendara motor sudah memberi lampu sign sebelum belok ke rumah makan Babe.
Namun demikian pihaknya belum menetapkan tersangka, baru memintai keterangan saksi. “Tunggu perkembanganlah dua hari atau tiga hari ini baru hasilnya klir,” Tutur Oskar. 
Sementara itu upaya evakuasi bangkai bus masih tengah dilakukan. Aparat kepolisian juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab kecelakaan.
Dari keterangan yang dihimpun di lapangan, rombongan bus bernopol AB 7128 AS tersebut mengangkut sekitar 50 mahasiswa. Mereka akan melakukan perjalanan ke Jember, usai melangsungkan karya wisata di Kota Batu.

Puluhan mahasiswa ini sudah dua hari berada di Kota Apel itu, setelah sebelumnya, mereka telah mengunjungi kota wisata Yogyakarta serta Bali. (bt-1)